• Facebook Perdosri Jatim
  • Instagram perdosri_jawatimur
  • Email perdosrijatim@gmail.com

Thumb
24 Aug
  • Redaksi
  • 24 Aug 2022

ICRC kit: Solusi Untuk Prostetik Amputasi Transtibia

Di era Jaminan Kesehatan Nasional menjadi tantangan bagi semua pihak khususnya Rumah Sakit untuk dapat memberikan pelayanan medis yang standar, bermutu, dan juga terjangkau sesuai dengan biaya yang telah di tetapkan oleh BPJS Kesehatan. Di bidang Rehabilitasi Medik, dalam hal ini pemenuhan kebutuhan pembuatan prostetik, akan membutuhkan komponen yang banyak dan membutuhkan biaya besar. Oleh karena itu, perlu bagi Dokter spesialis Rehabilitasi Medik untuk mengetahui besaran biaya pembuatan prostetik yang terjangkau namun tetap berkualitas. Menurut Mark L. Edwards dalam buku Clinicians Guide to Assistive Technology, 2002, menyebutkan bahwa amputasi transtibia menempati 50% dari seluruh populasi amputasi yang dilakukan di AS. Kwasniewski (2021) dalam artikel di AAPMR.org menyebutkan bahwa amputasi transtibia menempati 28,2%, merupakan urutan kedua terbanyak setelah amputasi jari.

 

Untuk membuat prostetik amputasi transtibial setidaknya membutuhkan 4 komponen utama yakni foot, ankle assembly, shank, dan socket. Banyaknya komponen itu menjadikan harga prostetik tersebut tidak murah. Selain itu kualitas bahan yang digunakan juga harus mumpuni sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama. Tentunya kualitas yang baik akan diikuti dengan harga komponen yang tidak murah. Bagi Rumah Sakit pemerintah seperti RS Kusta Sumberglagah Mojokerto, banyaknya jumlah pasien yang mengalami amputasi transtibia, pembuatan prostetik, kualitas komponen, dan perawatan prostetik, menjadi tantangan yang perlu dihadapi dengan bijaksana, sehingga dapat tercover oleh biaya BPJS dan tidak banyak menganggu keseimbangan keuangan RS.

 

Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian dalam pembuatan prostetik antara lain ialah:

  • tahan lama, nyaman, mudah digunakan dan dirawat oleh pasien;
  • mudah dipelajari, digunakan, dan diperbaiki oleh teknisi;
  • terstandarisasi, tetapi kompatibel dengan iklim di berbagai wilayah di dunia;
  • berbiaya rendah, tetapi modern dan konsisten dengan standar yang diterima secara internasional;
  • tersedia dengan mudah.

 

Berdasarkan hal tersebut, kita perlu mengenal teknologi yang ditawarkan oleh International Committee of the Red Cross (ICRC) untuk Program Rehabilitasi Fisik pembuatan prostetik Transtibia. ICRC lebih suka mengembangkan tekniknya sendiri daripada membeli komponen ortopedi yang sudah jadi, yang umumnya terlalu mahal, dan tidak sesuai dengan konteks di mana organisasi itu bekerja. Biaya bahan yang digunakan dalam perangkat prostetik dan ortotik ICRC lebih rendah dari bahan yang digunakan dalam peralatan yang dirakit dari komponen komersial.

 

Untuk stump medium dan pendek, baik untuk dewasa dan anak, komponen prostetik terdiri dari :

  • Convex ankle
  • Two concave cylinders
  • Convex disc
  • Cylindrical TransTibia cup
  • Flat steel washer dan countersunk head bolt
  • Solid Ankle Cushion Heel (SACH) foot
  • Hexagonal head bolt dan lock washer

 

Pada proses fitting, alignment dapat disesuaikan dengan mengubah sudut pada convex ankle dan convex disc, dengan derajat kebebasan yang cukup besar, sehingga dapat menyesuaikan dengan kondisi stump atau postur pasien amputasi. Alignment dapat dilakukan ke arah fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi, dan rotasi. Demikian pula untuk pengaturan panjang dan pendek shank, dapat dilakukan dengan memotong concave cylinders dan kemudian menyatukannya kembali. Pada kasus kontraktur knee juga masih dapat dilakukan akomodasi sesuai aturan yang disepakati.

 

Keuntungan pembuatan prostetik transtibia menggunakan komponen ICRC menunjukkan biaya yang jauh lebih sedikit dari biaya pemesanan prostetik yang sama di Rumah Sakit type A di Jawa Timur, untuk nilai komponen di tahun 2022 ini. Demikian juga bila pasien dengan JKN, nilai tambahan biaya tidak sampai 50% dari biaya pertanggungan JKN. Dan apabila seluruhnya menjadi pertanggungan oleh pihak RS, maka kerugian tidak terlalu besar. Keuntungan lain ialah penggunaan bahan komponen yang lebih kuat dibandingkan bahan yang dipakai oleh produsen di luar rumah sakit (swasta/UMKM) dengan nilai keekonomian yang hampir sama. Selain itu, karena pelayanan dilakukan di poli rehab medik dan ortotik-prostetik, pasien mendapatkan jaminan pelayanan sesuai standar internasional dan latihan jalan yang mendekati fungsi fisiologis anggota gerak yang hilang. Namun demikian, ada kekurangan dari prostetik transtibia ICRC ini, yakni ketika proses fitting telah final, sebelum menuju ke proses kosmetik, maka setiap komponen ( komponen 1,2,3,4) perlu dilakukan welding untuk menghasilkan kekuatan maksimal. Apabila ada kerusakan maka perlu dilakukan penggantian dua komponen yang disatukan tersebut. Oleh karena itu, dalam proses fitting, Dokter dan ahli Prostetik perlu berhati – hati dan cermat dalam menentukan alignment komponen sehingga memenuhi harapan pasien untuk ambulasi.

 

By: K.Imanawanto, dr.Sp.KFR

RSUD Sumberglagah Pacet Mojokerto

 

References:

  1. Prosthetics and Orthotics Manufacturing Guidelines - 1. Lower limb Prosthetics - Trans-Tibial Prosthesis. https://www.icrc.org/en/doc/assets/files/other/eng-transtibial.pdf
  2. Lower Limb Amputations: Epidemiology and Assessment. https://now.aapmr.org/lower-limb-amputations-epidemiology-and-assessment/
  3. Lower Limb Prosthetics. https://www.sciencedirect.com/topics/medicine-and-dentistry/amputation-of-lower-limb